16 Feb 2011

Pengemis Anak Bergaya Ngesot di Simpang SKA


Sebagian orang mungkin akan menyangka bahwa anak ini tidak waras, atau tertabrak dan tidak bisa bergerak lagi sehingga harus ngesot di tengah jalan raya di Jalan Tuanku Tambusai simpang Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru.
Di malam hari, Senin (14/2) lalu, ia terlihat duduk dengan kaki pincang. Belum bisa dipastikan apakah kakinya memang seperti itu.

Namun tindakan anak yang berumur sekitar 11-13 tahun ini sangat nekat, ia berani duduk dan sesekali beringsut di antara kendaraan yang lewat maupun berhenti di persimpangan Mal SKA tersebut. Sesekali anak laki-laki kumal ini dengan sedikit menarik pantatnya dari atas aspal, mengesot memungut uang ribuan yang dijatuhkan pengendara yang pada umumnya roda empat itu.

Berdasarkan pengamatan wartawan anak yang tidak menggunakan alas kaki sama sekali ini setiap hari berada di simpang Mal SKA. Namun sejauh ini belum ada yang mengambil tindakan atas kelakuan yang membahayakan dirinya dan pengguna jalan yang berada di lokasi.

Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial (Disos) Kota Pekanbaru, Drs Yusri mengatakan dalam penertiban rutin, pihaknya telah banyak menangkap pengemis yang beroperasi di persimpangan terutama simpang SKA.

‘’Secara rutin pengemis dan gelandangan yang kita tangkap selalu kita lakukan pembinaan supaya tidak kembali lagi ke jalan,’’ kata Yusri, Selasa (15/2).

Yusri mengaku, pihaknya mengalami kesulitan dalam penertiban para pengemis dan gelandangan yang ada di Pekanbaru. Sebab pihaknya tidak memiliki banyak dana untuk pembinaannya.

Sumber: riaupos.co.id

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

flag counter